MARI BERHITUNG JATAH UMUR KITA

8 Aug 2009

Saya pernah secara iseng-iseng menghitung waktu yang saya akan pergunakan, saya memposisikan diri saya saat ini berusia tiga puluh tahun pada tahun 2009.

Kalau mengacu kepada umur Rasululloh yang kira-kira, nabi meninggal pada usia antara 60 atau 61. Dari beberapa buku yang saya baca ada yang 61,62,63, dan 65, tapi biar hitungannya pasti saya menentukan angka 61, ini digunakan untuk mempermudah perhitungan saja, kalau mau pas bisa dihitung sendiri menurut pengetahuan yang didapat umur kematian nabi.

Berarti dari usia saya yang menginjak 30 tahun, saya masih mempunyai waktu hidup, sisa umur 11.315 hari untuk hidup di dunia ini, Kalau dihitung secara perhari saya mempunyai waktu hidup tinggal 11.315 hari, ini dengan perhitungan usia tiga puluh tahun menuju usia enam puluh satu (61) dikalikan 365 hari dalam setahun, dan totalnya 11.315 hari.

Saya termenung, ini artinya saya hanya dapat menikmati hidup tinggal 11.315 hari lagi, Kalau besok saya masih diberi kesehatan hidup jumlah itu akan berkurang tinggal 11.314, kalau masih dikasih jatah umur satu minggu (7 hari) saya memiliki sisa umur tinggal 11.308, semakin hari semakin berkurang. Dan jumlah itu akan terus menyusut, menyusut, menyusut seperti jam pasir, terus meluncur deras dan tidak akan pernah bertambah.

Dan sadarlah saya bahwa hari demi hari saya semakin dekat dengan kematian, ini sebuah hitungan mundur menuju kematian, semakin hari semakin dekat kepada detik kematian.

Kalau saya nanti diberi umur lebih dari Umur Nabi Muhammad SAW, itu merupakan bonus dari Allah. Bonus akan diberikan mungkin karena kita bermain cantik dalam hidup, banyak berdoa minta panjang umur, banyak sedekah, banyak ibadah, banyak silaturahmi atau karena hanya kasih sayang dan kemurahannya memberikan kesempatan kita untuk segera bertobat.

Dari perhitungan ini saya jadi sering bertanya, apa yang telah saya lakukan selama ini, dosa, hanya dosa, kapan saya berbuat baik kepada orang tua, saudara, teman, anak tetangga, jangan-jangan umur yang telah kita lalui penuh jalan gelap, hitam, berlumpur, dan penuh selimut dosa, sementara hari-hari kita terus hilang, bukan bertambah semakin berkurang, dan ulang tahun seharusnya bukan selamat tambah umur, tapi selamat kurang umur, selamat masih diberikan jatah hidup, semoga jatah yang entah berapa waktu lagi menjadi manfaat bagi banyak orang.

Lebih jelasnya bisa lihat tabel dibawah ini :
tabel

Saya mohon maaf, kepada semua pihak yang ahli, saya hanya ingin sekedar merenungi diri saya, dan saya bukan ahli matematika, ini hanya hitungan sederhana, semoga ini menjadi pengingat bagi kita, jangan-jangan waktu usia kita yang telah berlalu digunakan sia-sia, semoga dengan tabel ini kita jadi mengerti bila dilihat hari-hari kita hanya tinggal sedikit, dan coba kalau kita membuat seperti kalender harian sobek, setiap hari berkurang disobek, setiap hari disobek, kita jadi mengetahui, berapa lagi sisa umur kita, dengan demikian kita jadi terpacu, waktu itu begitu cepat, dan bila setiap hari berbuat, maksiat, dosa, hanya kerugian besar, bila diisi dengan berbagai amal mudah-mudahkan bisa menjadi bekal kita diakhirat kelak.


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post